Dukungan dari banyak pihak membuat suasana makin ramai
Polemik Ruben Onsu dengan mantan istri, Sarwendah, terus menjadi bahan pembahasan. Seiring berjalannya waktu, dukungan dari sesama artis pun ikut bermunculan. Dukungan yang hadir dari berbagai tokoh membuat publik semakin penasaran.
Di tengah kondisi itu, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menjelaskan kenapa dukungan tersebut bisa terjadi. Ia memandang dukungan sebagai respons dari orang-orang yang memiliki penilaian sendiri.
Minola juga menekankan bahwa pihaknya tidak akan mengklaim satu narasi tunggal sebagai kebenaran mutlak. Ia hanya menguraikan bahwa orang menilai berdasarkan apa yang mereka tahu dan apa yang mereka pegang.
Minola: tidak semua orang punya informasi yang sama
Minola menyebut bahwa masyarakat—bahkan orang-orang terdekat Ruben—punya sudut pandang yang bisa berbeda. Itu karena tidak semua orang menerima informasi yang sama, atau menilai dari fakta yang serupa.
Ada yang mendengar dari kabar yang tersebar, ada juga yang mendapatkan informasi langsung. Maka, hasil penilaian akan terlihat berbeda.
Dalam penjelasannya, Minola tampak ingin meredam anggapan bahwa dukungan dari artis harus dianggap sebagai “bukti final” yang menutup ruang tanya.
“Support” itu datang dari penilaian personal
Minola menggambarkan dukungan seperti arus yang muncul dari berbagai arah. Ia menyebut ia tidak pernah tahu siapa sebenarnya yang memberikan dukungan dan siapa yang sependapat.
Baginya, dukungan hanyalah salah satu bentuk ekspresi. Ekspresi itu lahir dari penilaian personal yang biasanya dipengaruhi oleh latar kedekatan seseorang terhadap Ruben.
Ia kembali menegaskan dengan kalimat yang ia sampaikan: mereka tidak pernah benar-benar tahu siapa yang mendukung dan siapa yang tidak.
Kedekatan pergaulan membuat orang punya pandangan sendiri
Minola menganggap banyak rekan artis yang memberi dukungan memang berada pada lingkaran yang lebih dekat. Ia mengatakan, rekan-rekan artis yang mengenal karakter Ruben selama ini tentu akan punya cara menilai yang lebih kuat dibanding orang yang baru mendengar polemik dari luar.
Menurut Minola, beberapa pihak mengenal Ruben dan Sarwendah saat keduanya masih menjadi pasangan.
Kondisi itu menjadikan penilaian dari rekan-rekan artis memiliki konteks lebih jelas. Karena mereka bukan hanya membaca, tetapi juga melihat dinamika yang terjadi dalam keseharian.
Pengalaman langsung saat rumah tangga masih berjalan
Selain mengenal karakter, Minola menyebut ada sahabat yang pernah berinteraksi dengan Sarwendah saat rumah tangga masih berjalan. Pengalaman itu berpengaruh terhadap bagaimana sahabat memandang situasi yang sekarang berlangsung.
Kalau seseorang sudah pernah berbicara langsung, tentu ia punya gambaran yang lebih nyata dibanding yang hanya tahu dari cerita orang lain. Maka, dukungan yang muncul pun bisa jadi refleksi dari pengalaman itu.
Minola memandang dukungan sebagai bentuk penilaian pribadi yang lahir dari kedekatan.
Publik boleh menilai, tapi perlu memahami sumbernya
Minola juga mengingatkan bahwa masyarakat bebas menilai. Tapi, penilaian itu seharusnya mempertimbangkan dari mana informasi itu datang.
Bagi Minola, perbedaan penilaian tidak selalu berarti salah. Bisa jadi, penilaian berbeda muncul karena sumber informasi berbeda.
Di sinilah pentingnya memahami bahwa dukungan artis bukan muncul dari ruang kosong. Ada kedekatan, ada interaksi, dan ada konteks yang mungkin tidak semua orang dapatkan.
Penutup: dukungan dinilai wajar karena ada pemahaman nyata dari dekat
Pada akhirnya, kuasa hukum Ruben menilai dukungan rekan-rekan artis adalah sesuatu yang wajar. Minola menyebut dukungan tersebut tidak lepas dari kedekatan mereka dengan Ruben dan Sarwendah sejak sebelum polemik ramai.
Ia berharap publik memandang dukungan sebagai penilaian pribadi dari orang-orang yang memahami situasi secara lebih dekat, bukan sekadar ikut membentuk opini dari luar.



















