Jakarta – 13 Februari 2025 – Mungkin kita akrab dengan nama King Kong sebagai kera raksasa dalam film klasik. Namun, di Thailand, “King Kong” justru disematkan pada seekor kerbau air yang baru saja meraih rekor sebagai kerbau tertinggi di dunia menurut Guinness World Records. Meski terlihat menakutkan karena perawakannya yang besar, King Kong justru dikenal lembut dan penurut, mencuri perhatian banyak orang di seluruh dunia.
Tinggi Badan 185 cm, Melampaui Standar Kerbau Air
King Kong, yang tinggal di Peternakan Ninlanee di Nakhon Ratchasima, Thailand, memiliki tinggi badan 185 cm. Angka ini menjadikannya sekitar 50 cm lebih tinggi dari kerbau air pada umumnya. Kondisi fisiknya yang tidak biasa sudah disadari pemilik peternakan, Suchart Booncharoen, sejak King Kong lahir pada 1 April 2021. Ia pun diberi nama “King Kong” karena diyakini akan tumbuh menjadi kerbau raksasa—mirip gorila raksasa di film terkenal.
Sosok Raksasa yang Ramah dan Penurut
Melihat ukurannya yang luar biasa, banyak orang mungkin membayangkan King Kong sebagai hewan yang menakutkan. Namun, menurut Cherpatt Wutti, salah satu pekerja di Peternakan Ninlanee, King Kong sejatinya adalah kerbau besar yang lembut dan bersahabat.
“Ia seperti anak anjing yang sangat besar,” ujar Cherpatt, menggambarkan betapa King Kong suka bermain, berlarian, dan berinteraksi dengan manusia yang merawatnya.
Meski masih berusia tiga tahun, tinggi badan King Kong jauh melampaui kerbau seusianya, menegaskan betapa istimewanya hewan ternak ini.
Perawatan di Peternakan Ninlanee
King Kong lahir dan dibesarkan di Peternakan Ninlanee, tempat kedua orang tuanya juga tinggal. Awalnya, peternakan ini berfokus pada pengembangbiakan kuda, namun kini mereka lebih menitikberatkan pada pengembangbiakan kerbau air. Melihat potensi King Kong yang luar biasa, para pekerja di peternakan ini menjaga kesehatannya dengan cermat, memberikan nutrisi yang tepat, serta memastikan King Kong dapat beraktivitas dan bersosialisasi dengan baik.
Keberadaan King Kong di peternakan tersebut menjadi daya tarik tersendiri, tidak hanya bagi pemilik dan pekerja, tetapi juga bagi pengunjung yang penasaran ingin melihat kerbau raksasa berstatus rekor dunia.
Pemecahan Rekor dan Respons Publik
Rekor King Kong sebagai kerbau tertinggi di dunia yang masih hidup tercatat dalam Guinness World Records, menjadikannya kebanggaan bagi para pengelola peternakan. Pencapaian ini juga menimbulkan rasa penasaran dan decak kagum di media sosial, karena jarang sekali kerbau dapat tumbuh setinggi itu.
Bagi banyak orang, King Kong adalah bukti bahwa dengan perawatan, nutrisi, dan lingkungan yang baik, hewan ternak dapat mencapai potensi maksimalnya—bahkan melampaui standar yang selama ini dikenal.
Pelajaran dari Kerbau “King Kong”
Kisah King Kong bukan sekadar cerita tentang rekor, melainkan juga cerminan betapa pentingnya perawatan dan perhatian yang tepat terhadap hewan ternak. Peternakan Ninlanee menunjukkan bahwa dengan pemeliharaan profesional dan lingkungan yang kondusif, kerbau bisa berkembang secara optimal.
Di sisi lain, King Kong mengajarkan kita untuk tidak menilai makhluk hidup dari penampilannya saja. Meskipun berukuran raksasa, ia sejatinya lembut, ramah, dan senang berinteraksi dengan manusia. Karakternya yang bersahabat membuat King Kong semakin populer dan disayangi di peternakan tempat ia tinggal.
Kesimpulan
King Kong, kerbau asal Thailand dengan tinggi 185 cm, telah memecahkan rekor dunia sebagai kerbau tertinggi yang masih hidup menurut Guinness World Records. Sosoknya yang raksasa berhasil menarik perhatian global, sekaligus membuktikan bahwa hewan ternak bisa mencapai ukuran di luar dugaan jika mendapat perawatan yang optimal. Di balik sosoknya yang menakutkan, King Kong ternyata menyimpan kepribadian lembut dan bersahabat—menjadi inspirasi bahwa ukuran dan penampilan bukan segalanya, dan dengan dukungan lingkungan yang tepat, setiap makhluk dapat tumbuh melampaui ekspektasi.



















