Derby Romero selama ini dikenal lewat peran-peran yang cenderung ringan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Namun, keputusan untuk terlibat dalam film bergenre action menjadi langkah yang tidak biasa baginya. Ia mengakui bahwa ini bukan sekadar proyek biasa, melainkan tantangan yang benar-benar menguji kemampuan fisik dan mentalnya.
Menurut Derby, keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Ia merasa sudah saatnya mencoba sesuatu yang berbeda agar tidak terjebak dalam pola yang sama. Dunia akting baginya harus terus berkembang, dan salah satu caranya adalah dengan mengambil risiko.
Proses syuting pun langsung membuktikan bahwa pilihannya tidak mudah. Ia harus menjalani berbagai latihan fisik sebelum benar-benar terjun ke lokasi. Hal ini menjadi pengalaman baru yang cukup menguras tenaga.
Meski berat, Derby merasa langkah tersebut penting untuk perjalanan kariernya ke depan.
Tantangan Fisik yang Tidak Main-Main
Masuk ke genre action membuat Derby harus menghadapi tuntutan yang jauh lebih besar dibanding peran sebelumnya. Adegan-adegan laga membutuhkan stamina yang kuat dan konsentrasi tinggi agar terlihat meyakinkan di layar.
Ia mengaku sering merasa kelelahan setelah menjalani syuting seharian. Bahkan, ada momen di mana tubuhnya terasa sangat lelah karena harus mengulang adegan berkali-kali.
Tidak hanya soal fisik, Derby juga harus menjaga fokus agar setiap gerakan terlihat natural. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal, terutama dalam adegan yang melibatkan aksi berbahaya.
Namun justru di situlah letak tantangan yang membuatnya semakin tertarik.
Rasa Capek yang Terbayar
Meski mengaku “capek banget”, Derby tidak menyesali keputusannya. Ia justru merasa puas karena bisa menyelesaikan sesuatu yang sebelumnya belum pernah ia lakukan.
Baginya, kepuasan itu datang dari proses panjang yang dijalani. Dari latihan, syuting, hingga akhirnya melihat hasil di layar, semuanya memberikan pengalaman berharga.
Ia juga merasa lebih mengenal batas kemampuan dirinya sendiri. Hal ini menjadi pelajaran penting untuk proyek-proyek berikutnya.
Rasa lelah yang ia rasakan seolah terbayar dengan hasil yang memuaskan.
Pengalaman Baru yang Membuka Perspektif
Terjun ke film action membuat Derby melihat dunia akting dari sudut pandang yang berbeda. Ia kini menyadari bahwa setiap genre memiliki tantangan tersendiri yang tidak bisa dianggap remeh.
Pengalaman ini juga membuatnya lebih menghargai para aktor yang sering bermain dalam film laga. Ia merasakan langsung betapa besar usaha yang dibutuhkan untuk menghasilkan adegan yang terlihat sederhana di layar.
Ke depan, Derby tidak menutup kemungkinan untuk kembali bermain di genre yang sama. Namun ia tetap ingin menjaga keseimbangan dengan peran-peran lain.
Yang jelas, langkah keluar dari zona nyaman ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan kariernya.
