Di tengah konflik yang melibatkan kakaknya, Ruben Onsu, dan mantan istrinya, Sarwendah, Jordi Onsu mengambil langkah untuk memberikan pendapat. Dalam wawancara di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jordi menyampaikan paduan kata-kata yang penuh makna dan harapan untuk menyelesaikan masalah ini.
Komunikasi To Be The Key
Jordi Onsu tidak ragu untuk memberi saran kepada kedua belah pihak. “Saran saya, sebaiknya kedua belah pihak duduk bareng dan ngobrol dengan kepala dingin. Ini demi kepentingan anak dan keluarga,” ungkapnya. Dalam pandangannya, komunikasi yang efektif merupakan kunci untuk menyelesaikan semua permasalahan.
Dia percaya, dengan berbicara, kedua orang tua dapat memahami sudut pandang masing-masing. “Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau menyelesaikan dengan dialog yang baik,” tambahnya.
Mengatasi Rintangan Pertemuan
Jordi kemudian membahas soal kesulitan yang dialami Ruben dalam bertemu anak-anaknya. “Ko Ruben kan tahu anak-anaknya di mana. Mereka tidak dibawa lari, jadi tidak ada alasan untuk merasa kesulitan untuk bertemu,” ujarnya. Melalui pernyataan ini, Jordi ingin menghilangkan kesan bahwa situasi ini memang rumit.
“Saran saya, kalau memang sulit, tinggal hubungi Sarwendah. Segalanya bisa dibilang mudah jika ada niat baik,” jelasnya. Ini menunjukkan harapannya agar kedua orang tua, meskipun berpisah, bisa tetap berkomunikasi dengan baik.
Kebaikan Sarwendah
Jordi menegaskan bahwa Sarwendah tidak pernah menghalangi Ruben untuk bertemu anak-anak. “Enggak, sulit. Segampang tinggal chatting dan tanya di mana anak-anak. Lalu sesuaikan waktu,” tegasnya. Jordi berusaha memberikan perspektif positif terhadap Sarwendah, yang kerap menjadi sorotan publik.
Dengan cara ini, dia berharap semua orang bisa memahami bahwa setiap masalah dapat ditemukan jalan keluarnya bila ada komunikasi yang baik. “Anak-anak juga sibuk, jadi penting untuk menyesuaikan waktu,” imbuhnya.
Opini Publik
Pernyataan Jordi menyebabkan beragam reaksi dari publik. “Netizen bisa menilai sendiri lah. Jika memang Wendah menutup komunikasi, Jordi juga bakal kesulitan bertemu keponakannya,” tulis seorang netizen.
Ada pula pendapat yang mendukung Jordi. “Klop dengan penjelasan Sarwendah yang bilang kalau mau ketemu anak-anak, tinggal chat saja sama Bundanya,” komentar seorang lainnya. Dari sini terlihat bahwa masyarakat mengikuti perkembangan situasi ini dan memberikan pandangan mereka sendiri.
Kesadaran terhadap Anak
Jordi mengingatkan bahwa anak-anak harus berada di atas semua kepentingan orang dewasa. “Anak-anak tidak boleh menjadi korban dari masalah orang tua. Mereka harus diberikan kasih sayang yang cukup,” ujarnya tegas. Ini menunjukkan bagaimana dia peduli terhadap kesejahteraan dan kebahagiaan anak-anak.
“Kita harus memberikan yang terbaik bagi mereka, meskipun kita tidak berada dalam hubungan yang baik lagi,” tambahnya. Peningkatan kesadaran ini menjadi penting, dan Jordi ingin semua orang memahami pentingnya kasih sayang di tengah konflik.
Menghadapi Komentar Negatif
Saat berbicara di media, Jordi juga terlihat tenang dan siap menghadapi berbagai komentar. “Setiap orang pasti akan memiliki pendapat. Tapi bagi saya, penting untuk tetap fokus pada hal positif,” ujarnya.
Dia ingin menegaskan bahwa meskipun ada kehebohan di luar, komunikasi yang baik dan saling menghargai adalah kunci.
Harapan untuk Keluarga
Di akhir wawancara, Jordi Onsu menyampaikan harapan untuk masa depan keluarganya. “Semoga semua masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Kita semua ingin melihat anak-anak bahagia,” tuturnya dengan optimisme.
Jordi berharap semua pihak dapat melupakan ketegangan dan mencari solusi yang saling menguntungkan. Dengan fokus pada anak-anak, ia berharap situasi sulit ini bisa berakhir dengan damai.



















