Barcelona – Produsen smartphone asal China, Honor, memperkenalkan konsep ponsel terbarunya bernama Honor Robot Phone dalam ajang Mobile World Congress 2026 di Barcelona, Spanyol. Perangkat ini menjadi salah satu inovasi paling mencolok karena menggabungkan teknologi smartphone dengan kamera berlengan robot yang terintegrasi langsung ke dalam bodi.
Honor sebelumnya sempat menampilkan purwarupa perangkat ini di CES. Namun dalam presentasi resmi di MWC 2026, perusahaan memaparkan detail spesifikasi yang lebih lengkap, terutama pada sistem kamera dan mekanisme robotiknya.
Kamera Pop-Up dengan Mekanisme Robotik
Ciri utama Honor Robot Phone terletak pada modul kamera belakangnya. Kamera utama tersimpan dalam panel yang dapat terlipat, dan akan muncul ke atas saat diaktifkan. Modul tersebut dilengkapi sistem gimbal tiga sumbu atau 3-axis stabilization yang tertanam langsung di dalam perangkat.
Kamera ini tidak hanya berfungsi untuk memotret dan merekam video, tetapi juga mampu melakukan gerakan mekanis. Dalam demonstrasi resmi, kamera dapat mengangguk, menggeleng, hingga berputar penuh 360 derajat. Gerakan tersebut dikendalikan oleh sistem kecerdasan buatan multimodal yang memungkinkan kamera mengikuti subjek secara otomatis.
Sensor utama yang digunakan memiliki resolusi 200 megapiksel. Spesifikasi ini menempatkan Honor Robot Phone sebagai salah satu ponsel dengan kamera beresolusi tinggi yang fokus pada detail gambar serta fleksibilitas pengambilan sudut.
Motor Mikro Terkecil di Industri
CEO Honor, James Li Jian, menyatakan perusahaan mengembangkan motor mikro baru yang ukurannya 70 persen lebih kecil dibanding motor serupa di pasar saat ini. Komponen tersebut disebut bahkan lebih kecil dari koin 1 euro.
Berkat miniaturisasi tersebut, Honor mengklaim Robot Phone memiliki sistem gimbal 4-degrees-of-freedom terkecil di industri. Artinya, kamera memiliki empat arah kebebasan gerak yang memungkinkan rotasi dan penyesuaian sudut lebih fleksibel. Sistem ini tetap mempertahankan stabilisasi tiga sumbu saat merekam video.
Pengembangan mekanisme ini memanfaatkan pengalaman Honor dalam memproduksi ponsel lipat, terutama dalam hal material berkinerja tinggi dan simulasi ketahanan komponen bergerak. Perusahaan menyatakan pendekatan tersebut diterapkan untuk memastikan mekanisme kamera tetap presisi dan tahan penggunaan jangka panjang.
Fitur AI untuk Pengambilan Video
Honor membekali perangkat ini dengan sejumlah fitur berbasis AI. Mode Super Steady Video dirancang untuk meningkatkan stabilitas saat pengguna merekam dalam kondisi bergerak.
Fitur AI Object Tracking memungkinkan kamera mengikuti objek atau wajah secara otomatis tanpa perlu penyesuaian manual. Sementara AI SpinShot mendukung rotasi cerdas 90 derajat dan 180 derajat untuk menghasilkan transisi video yang lebih sinematik.
Konsep ini sebelumnya banyak ditemukan pada gimbal eksternal atau kamera aksi. Pada Robot Phone, seluruh sistem terintegrasi langsung di dalam ponsel tanpa aksesori tambahan.
Honor juga mengumumkan kolaborasi dengan perusahaan kamera profesional asal Jerman, ARRI. Melalui divisi ARRI Image Science, teknologi pemrosesan gambar profesional akan diterapkan pada sistem kamera Robot Phone.
Menurut keterangan resmi, kerja sama ini bertujuan menghadirkan standar sinematografi profesional ke perangkat konsumen. Elemen yang dikembangkan mencakup reproduksi warna natural, pengolahan highlight yang lebih lembut, serta kedalaman visual yang lebih terasa dalam hasil rekaman.
Interaksi Lebih Ekspresif
Selain kemampuan teknis, Honor menekankan pendekatan interaksi yang lebih hidup antara perangkat dan pengguna. Kamera dapat merespons dengan gestur seperti mengangguk atau bergerak mengikuti irama musik. Dalam demonstrasi, kamera bahkan dapat dibuat seolah tertidur saat bagian lensanya ditutup dengan tangan.
Menurut Honor, pendekatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan perangkat AI yang tidak hanya cerdas secara perangkat lunak, tetapi juga mampu menunjukkan respons fisik.
Perusahaan menyebut Robot Phone sebagai langkah menuju smartphone yang lebih adaptif dan interaktif, khususnya untuk kebutuhan panggilan video dan pembuatan konten.
Robot Humanoid Pendamping
Dalam acara yang sama, Honor turut memperkenalkan robot humanoid bernama Honor Robot. Robot ini tampil di panggung bersama Robot Phone, menari, melakukan gerakan akrobatik seperti backflip, serta berjabat tangan dengan CEO perusahaan.
Honor menyatakan robot humanoid tersebut dikembangkan untuk mendukung ekspansi perusahaan di bidang kecerdasan buatan. Namun hingga kini, detail teknis maupun jadwal komersialisasinya belum diungkap.
Fokus utama tetap pada Robot Phone yang direncanakan memasuki pasar konsumen.
Jadwal Peluncuran
Honor belum mengungkap spesifikasi lengkap seperti chipset, kapasitas baterai, maupun konfigurasi memori. Informasi harga juga belum diumumkan.
Perusahaan menyatakan Honor Robot Phone dijadwalkan meluncur pada paruh kedua 2026 dengan peluncuran awal di China. Belum ada kepastian apakah perangkat ini akan dipasarkan secara global atau terbatas pada pasar tertentu.
Dengan kombinasi kamera 200 MP, gimbal mini 4-DOF, stabilisasi tiga sumbu, serta integrasi AI dan teknologi pemrosesan gambar profesional, Honor Robot Phone menjadi salah satu konsep smartphone paling inovatif yang diperkenalkan di MWC 2026. Perangkat ini menunjukkan arah baru pengembangan smartphone yang tidak lagi hanya mengandalkan perangkat lunak, tetapi juga menghadirkan respons mekanis secara langsung dalam satu genggaman.



















